Saya menerbitkan tiga artikel dan beberapa unggahan, 7 Juni
Situs ini memuat pendapat dan catatan pribadi Rahmat Wibowo. Isinya bukan temuan kepolisian maupun putusan pengadilan, dan tidak menyatakan bahwa siapa pun yang disebut bersalah. Setiap orang berhak atas praduga tak bersalah dan hak jawab.
Abil Sudarman dan pihak lain yang disebut berhak menjawab lewat hak jawab.
Pada hari ini saya menerbitkan artikel "The Phantom CEO: Why Fraud Is Gen Z's Fastest-Growing Side Hustle", artikel "The Phantom CEO Problem", dan artikel tentang celah verifikasi gelar luar negeri di Indonesia. Dua yang pertama menyebut Abil Sudarman, Marchel Shevchenko, dan Muhammad Alif Ramadhan; yang ketiga menyoroti ketidakkonsistenan klaim gelar luar negeri Abil dan Marchel, tanpa bukti yang telah diverifikasi pihak independen.
Saya juga mempromosikan buletin saya "Professional BlackList", yang memuat ketiganya sebagai studi kasus.
Dalam dua unggahan pendek, saya menyebut nama tiga orang muda yang mengklaim jabatan CEO dan founder, dan dalam salah satunya saya membandingkan mereka dengan seorang pendiri lain yang saya sebut telah dihukum karena penipuan. Perbandingan itu keras dan dapat membuat ketiganya terkait dengan perkara pidana di mata pembaca. Saya mencantumkannya apa adanya.
Sumber
- Phantom CEO (artikel 1)
- Phantom CEO Problem (artikel 2)
- Celah gelar luar negeri
- Promosi buletin
- Unggahan pendek 1
- Unggahan pendek 2
Tautan mengarah ke kiriman asli saya. Jika ada yang berubah atau dihapus, beri tahu saya.