Saya mengulang argumen soal kemunafikan dan logo
Situs ini memuat pendapat dan catatan pribadi Rahmat Wibowo. Isinya bukan temuan kepolisian maupun putusan pengadilan, dan tidak menyatakan bahwa siapa pun yang disebut bersalah. Setiap orang berhak atas praduga tak bersalah dan hak jawab.
Abil Sudarman dan pihak lain yang disebut berhak menjawab lewat hak jawab.
Saya menulis kembali argumen bahwa Abil Sudarman membangun mereknya dengan mengkritik pendidikan AI sebelum meluncurkan, melakukan rebranding, dan memasarkan sekolahnya sendiri sebagai lebih cepat daripada sekolah, dan mempertanyakan pemakaian logo perusahaan dalam iklan kursusnya. Saya menyebut ini ketidakkonsistenan yang menguntungkan dirinya; itu penilaian saya.
Sumber
Tautan mengarah ke kiriman asli saya. Jika ada yang berubah atau dihapus, beri tahu saya.